Kenapa Harus Membaca Novel “English Version”?

“Knowing everything through the original version of language, is more meaningful.” – A.N

Membaca sebuah buku dalam versi bahasa lain atau bahasa aslinya memang terkadang membuat kita frustrasi. Frustrasi karena kita tidak dapat memahami semua makna ungkapan yang ada di dalam buku. Ketika sebuah kata yang sama diletakan dalam konteks bahasa yang berbeda, sering kali kita salah menanggapi maksudnya. Itu lah kenapa ada banyak penerjemah hebat di negera kita ini. Ahli bahasa yang mengalihbahasakan sebuah buku ke dalam bahasa ibu kita sehingga kita dapat menikmati buku itu – membacanya dengan penuh makna.

Tetapi terkadang, ketika sebuah bahasa dialih bahasakan ke dalam bahasa lain dan padanan kata atau idiom yang digunakan terlalu dipaksakan, maka itu akan merusak semua konteks yang sudah dibangun oleh penulis dalam bukunya. Kadang kala, satu makian atau ungkapan kesedihan yang diungkapan dengan begitu dalam sering kali dirasa kurang pas dengan suasanan di dalam buku itu. Padanan kata dalam Bahasa Indonesia untuk Bahasa Inggris sudah banyak. Anda bisa selalu menemukan padanan kata berbahasa Inggris dalam Bahasa Indonesia, baik yang didasari teori lingustiknya maupun yang diada-adakan oleh penutur.

Misalnya saja begini, ketika orang Sunda merasa marah, apakah kemarahannya itu akan diungkapkan dalam bahasa lain? Apakah kemarahannya itu akan terluapkan dengan bebas ketika ia menggunakan bahasa lain untuk menerjemahkan kemarahannya? Atau apakah bahasa luapan kemarahannya itu akan terdengar dan terasa sama ketika orang yang berasal dari luar kota mendengarnya lalu menerjemahkan kemarahan si orang marah tadi ke dalam bahasanya? Pastinya berbeda.

Begitu pun dengan membaca.

Bukankah, tujuan kita membaca adalah untuk dapat memahami dan terhanyut dalam sebuah cerita di buku? Bukankah kita ingin menjadi pembaca yang merasa seolah-olah kita ikut benar-benar ada di dalam cerita itu? Bukankah ketika membaca kita ingin benar-benar memahami makna dari kata-kata tersebut?

Kadang, buku yang diterjemahkan oleh orang lain akan rancu maknanya ketika dibaca oleh pembaca yang paham bahasa asing itu. Mungkin jikalau mereka penerjemah dan pembaca yang demikian disatukan di dalam ruangan, mereka akan memperdebatkan terjemahan itu. Kepala setiap orang berbeda-beda: tafsiran, gagasan, pemahaman, dan perasaan setiap orang akan berbeda. Butuh pembelajaran dan perolehan ilmu yang sama agar, setidaknya gagasan, mereka menjadi sama. Setiap orang menerjemahkan sesuatu secara berbeda.

Jadi, kalau Anda memang merasa cukup mampu memahami bahasa asing, khususnya bahasa inggris, akan sangat menyenangkan jika buku yang Anda baca masih dalam versi bahasa aslinya. Saat orang lebih memilih untuk membaca versi asli daripada versi terjemahannya, bukan berarti orang itu ingin terlihat pandai. Hanya saja, ada banyak bagian dan sudut pemikiran dari buku itu yang memang hanya bisa dipahami dan dimaknai melalui bahasa aslinya. Dengan cara itu, seorang pembaca akan menikmati kisah yang dibacanya dengan sempurna.

Lalu bagaimana dengan kosakata baru yang muncul di dalam buku itu yang sama sekali belum pernah kita ketahui maknanya? Masalah utamanya adalah kosakata, kan?

Tentu saja. Hal itu akan menjadi kendala bagi setiap orang yang bukan merupakan penutur asli. Kosakata memang tidak ada habisnya. Namun, bukankah kita sudah hidup di jaman yang canggih? Bukankah tangan kita sudah mampu menggenggam dan mengerti aturan main dari teknologi seperti smartphone? Hidup di masa kini lebih praktis. Gunakan teknologi itu untuk menjadi “obat” bagi kendala kita selama ini.

Stress karena sulit memahami bahasanya adalah kerugian umum dalam membaca buku “English Version”.

Kalau terus melihat sisi ruginya saja, kapan untungnya?

Segala sesuatunya pasti sulit. Tapi coba bayangkan, berapa besar keuntungan yang akan kita dapatkan kalau kita mau berusaha keras? Meskipun hidup di jaman serba mudah, tapi itu tidak akan menjanjikan ilmu dan karir yang mudah pula. Semuanya harus melalui sebuah “proses” terlebih dahulu yang katanya “Susah!”

Membaca buku berbahasa Inggris ini dapat membantu memperkaya kosakata bahasa Inggris kita, membiasakan kita dengan ungkapan-ungkapan yang mereka gunakan, dan membantu kita untuk menguasai bahasa Inggris lebih baik lagi, khususnya dalam kemampuan membaca. Jadi, kita sudah bisa memahami mereka sama baiknya dengan mereka memahami bahasa mereka sendiri (alias gak akan dibego-begoin sama bule). Dan kita juga dapat belajar menerjemahkan secara langsung dan membantu orang lain yang belum dapat memahami isi bacaan itu seperti yang sudah dilakukan oleh para penerjemah senior.

Lebih baik kalau kita membaca versi terjemahan dan versi aslinya. Dari situ kita dapat membandingkan dan menelaah lebih jauh isi buku itu. Banyak manfaatnya, kok. Jadi, tidak perlu mengerutkan kening atau cemburu yang berlebihan ketika seseorang membacas sebuah buku dengan versi bahasa aslinya.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s